Sabtu, 18 Mei 2019

Cerita tentang film avangers end game


Setelah peristiwa yang menghancurkan dari 'Avengers: Infinity War' (2018) alam semesta hancur akibat upaya Titan gila, Thanos.
Dengan bantuan sekutu yang tersisa, Avengers harus berkumpul sekali lagi untuk membatalkan tindakan Thanos.
Dan mengembalikan keteraturan alam semesta kembali untuk semua, tidak peduli konsekuensi apa yang mungkin terjadi.
Berkat jentikan jari Thanos, dunia menderita fenomena yang disebut 'The Decimation'.
Ketika separuh populasi hilang dalam sekejap, memudar dari keberadaan.
Itu termasuk para pahlawan seperti Spider-Man, Star-Lord, Scarlet Witch, Winter Soldier, Groot, dan masih Seperti yang kita lihat di trailer terbaru 'Avengers: Endgame', mereka yang tersisa selarang ditugaskan untuk memperbaiki apa yang sudah dan ingin dihancurkan Thanos.

Mengumpulkan para Avengers yang tersisa serta sekutu baru untuk melakukan perlawanan ke tu berarti memanggil teman-teman lama seperti Hawkeye dan menemukan yang baru seperti Captain Marvel. lagi Avengers: Endgame', mereka yang tersisa selarang ditugaskan untuk memperbaiki apa yang sudah dan ingin  Thanos.dihancurkan
Mengumpulkan para Avengers yang tersisa serta sekutu baru untuk melakukan perlawanan ke Titan Mad.
Itu berarti memanggil teman-teman lama seperti Hawkeye dan menemukan yang baru seperti Captain Marvel.Serta menyatukan mereka yang awalnya membela bumidalam pertempuran di New York.
Pahlawan yang tersisa terdiri dari Captain America, Iron Man, Black Widow, Hulk, Hawkeye, dan Thor.
Kemudian ada juga Rocket Racoon, War Machine, Nebula, Ant-Man dan Captain Marvel.




Meskipun perlu upaya untuk mengumpulkan bersama mengingat Iron Man dan Nebula terdampar di planet Titan pada akhir 'Avengers: Infinity War'.
Kita juga mengetahui bahwa pager Nick Fury diaktifkan sebelum dia menghilang menjadi debu dan sempat memanggil Captain Marvel.
Tetapi kita tidak tahu persis apa kesepakatan yang mereka lakukan atau mengapa dia menunggu begitu lama untuk memanggilnya pulang.
Ending difilm avenger end ini adalah si iron man mengorbankan dirinya sendiri memakai tangan berhias stone luar biasa. Iron man gugur  menjadi sebuah akhir perjalanan film yang sangat menyentuh.  Semoga robotnya dilelang dan saya bisa mengkriditnya kalo bisaaa. 
Oke guys itu dulu review atau sinopsis dari saya terima kasih. 

Kamis, 16 Mei 2019

Cerita tentang pembuatan film cafifest

Genre horor
Adalah film besutan saya sebagai sutradara pembuatan proses film ini sangat menguras otak bagaiamana tidak karena dilakukan di siang bolong di tengah keramaian.  Dan lagi lagi dengan team kami spirit campus memang hobby mengambil lokasi syuting di tempat wisata karena bisa juga jadi promosi keindahan palembang.  Yang kali ini harus kami sulap menjadi lokasi horor sebagai ide cerita syuting dengan mengambil gambar gambar tempat bersejarah, yang kami asumsikan cocok sebagai minset orang banyak bahwa tempat bersejarah tak terlepas dari kisah mistis berhantu berpenghuni banyak hutan ada danau ada tugu,  bangunan tua pohon tua pak tua  ,musium dan banyak lagi.
Berlokasi di taman purbakala sriwijaya memiliki nilai sejarah kerajaan sriwijaya yang pernah berjaya menguasai asia bahkan katanya sampai ke magadascar.
Spirit campus
Di sutradarai oleh saya sendiri
Genre horor
Produser :asriyan hidayat
Sutradara: erlina
Editor adi purnama
Kameramen:intan trias politica
Artistik: astiana



Semoga menikmati film kami

Terima kasih

Rabu, 15 Mei 2019

Cafifest 2019

HAPPY ON CAFIFEST 2019 yang diadakan di Aula Ismail Djalili STISIPOL CANDRADIMUKA PALEMBANG Pada hari Selasa 30 April 2019 kemarin.
Rangkaian acara kegiatan seru mulai dari Talkshow, Pameran Produk periklanan, Pameran Fotografi, sampai malam harinya dilanjutin dengan screening + pengumuman pemenang film pendek mulai dari genre Drama, Action, Horror, Legend,dan Komedi.

Ini dengan kawan kawan sekelas guys nonton masuk kesini bayar 50k udah dapat snack, nasi kotak, gelang apalah apalah dan senyum panitia
Ini foto pameran dengan makanan dengan dosen bu vivi banyak loh makanan enak enak disini dihalaman parkir stisipol
Nah guys ini foto pameran potografi hasil jeprat jepret anak himakom kece habis kan. 
Oke guys itu tadi keseruan kita selama cafifest keren kannn.  
Jadi bermanamfaat banget kalo ikut kegiatan cofifest ini. 
Terima kasih

Senin, 13 Mei 2019

Nobar opi mall film shazam


Halo guys pada blog saya hari akan mereview dan mengulas sedikit cerita yang tayang dibioskop bersama sama teman kampus kami kelas reg pagi ilmu komunikasi semester 4 dengan dosen cantik bu sumarni bayu anita.
Jadi
Film Shazam! berkisah tentang seorang anak berusia 14 tahun dan yatim piatu bernama Billy Batson yang sering berpindah-pindah panti asuhan di Philadelphia karena bermasalah sampai suatu hari ia naik kereta bawah tanah dan terbawa ke dunia yang berbeda, di mana ia bertemu dengan seorang penyihir yang membuatnya memiliki kekuatan super yang bisa merubahnya menjadi dewasa dengan kekuatan dewa ketika ia mengucapkan Shazam! Billy da Freddy mempelajari kekuatan itu dan menggunakannya untuk menghentikan kejahatan Dr. Thaddeus Sivana.

Sebagai Shazam, Billy Batson memiliki kekuatan manusia super yang cepat, kuat, bisa terbang dan berbagai kemampuan lain. Dia berhadapan dengan Thaddeus Sivana yang merupakan salah satu orang paling cerdas di muka bumi ini. Tapi dia memboroskan bakatnya untuk membuat penemuan konyol yang tidak bisa dimengerti oleh siapapun. Dulunya Sivana ini juga mendapatkan panggilan dari Penyihir Shazam saat dia masih kecil, tapi dia tidak terpilih sebagai pemenang kekuatan. Hal ini membuatnya menjadi marah dan jahat sehingga menghabiskan hidupnya untuk membuka rahasia sihir melalui sains.

Dalam melakukan aksinya, Billy mendapat bantuan dari saudara angkat sekaligus sahabat terbaiknya, Freddy, yang berjalan menggunakan tongkat. Hanya Freddy yang tahu Billy adalah seorang Shazam.
Pertemuan Billy dan Freddy berawal saat Billy yang baru berusia 14 tahun diadopsi. Billy beberapa kali mendapatkan kesempatan tinggal di panti asuhan tapi dia selalu kabur dari keluarga angkatnya. Dia ingin menjaga dirinya sendiri, namun Dinas Sosial meminta Billy untuk memberikan kesempatan kepada orang tua angkat barunya, keluarga Vasquez. Billy dibawa ke rumah keluarga Vasquez yang tinggal bersama lima anak asuh lainnya. Rumah itu sangat besar dan bagus. Dia juga dikenalkan dengan Freddy yang cacat, namun ternyata baik hati dan mengajaknya bermain video game. Freddy sering membayangkan agar kekuatan super benar-benar ada yang membuat pemiliknya dapat terbang.
Mereka tidak saja berteman di rumah, tapi juga ke sekolah yang sama. Saat pulang sekolah, Freddy diganggu oleh remaja nakal di sekolah. Tongkatnya dirampas sehingga dia jatuh. Dia diledek bahwa saudara palsunya (maksudnya Billy) tidak dapat membantunya. Billy yang berjalan lebih dahulu terhenti dan berbalik, lalu memukuli mereka dengan tongkat. Dia tidak takut meskipun menghadapi dua remaja itu lebih besar daripada dirinya.

Dua remaja nakal itu akan membalas memukulnya sehingga Billy melarikan diri. Mereka mengejar Billy hingga ke stasiun kereta api bawah tanah. Billy dengan cepat masuk ke dalam kereta dan kereta itu menutup sehingga menghalangi pengejarnya. Kereta itu tiba-tiba menjadi aneh dan bersuara bahwa Billy dipilih sebagai juara. Kereta berhenti dan pintu membuka. Di depan Billy ada gua besar di mana ada orang aneh bertudung dengan gambar petir di dadanya. Orang itu mengatakan akan memberikan Billy kekuatan apabila Billy menyebutkan namanya. Awalnya Billy menganggap orang itu hanya bercanda dan ia tertawa. Tapi orang itu membentak dan menyuruh Billy menyebut namanya, “Shazam”. Billy pun mengikutinya karena terkejut dan dia berubah menjadi dewasa dengan kostum pahlawan super.

Billy pulang ke rumah saat malam dalam keadaan tubuh yang dewasa dan berkostum pahlawan super sehingga Freddie tidak mengenalinya. Billy berusaha meyakinkan Freddie dan memberitahukan apa yang terjadinya padanya. Mereka melakukan sejumlah tes untuk mengetahui kekuatan Billy yang ternyata sangat kuat sehingga bisa menghancurkan tembok dengan pukulan, mengeluarkan energi listrik, bisa terbang hingga anti peluru. Shazam menghentikan perampokan yang terjadi di sebuah toko dan kejahatan lainnya. Dia bahkan menggunakan kekuatannya untuk mencharge baterai Handphone orang-orang .
Ya begitulah superhero yang tadinya anak anak jadi dewasa setelah ketemu pak tua mereka bukan hanya jadi kuat tapi mempunyai badan bagus, gagah, tampan, dan menawan.


Film yang sangat menghibur, membuat gelak tawa dan mengharukan

Jadi nih guys setelah nonton kami dilanjutkan dengan makan bareng seanak ilkom di seberang opi mall. Makanannya enak dan murah meriah pecel lele guysssss enak tapi kecil hehe

Setelah nonton terus kami pulang mengunakan kereta kebanggan palembang punya light rail transit atau el ar ti(Lrt) haha. Bisa lihat pemandangan, bergurau santai, tempatnya adem nyaman dan bersih
Oke guys sudah sampai dulu ya blogger saya tentang nobar opi mall yang seru semoga bisa jadi refrensi bagi kalian semua.  Terima kasih

Belajar Mengapresiasi Film

A. Apresiasi dan Kritik Film
Apresiasi film adalah sebuah bentuk ungkapan penghargaan terhadap sebuah karya film. Sehingga siapapun yang mempunyai keinginan untuk memperoleh sebuah kenikmatan dari menonton film di anggap sudah mempunyai niat baik untuk mengapresiasi film. Kritik film adalah sebuah bentuk ungkapan yang di berikan terhadap kesalahan sebuah karya film. Pemikiran ini tentu saja tidak selaras dengan apresiasi yang pada ahakikatnya mempunyai kecenderungan untuk bersikap obyektip dan tidak membeda-bedakan. 

B. Tahapan Mengapresiasi Film
1. Pemahaman 
Di dalam tahapan ini , penonton berusaha melibatkan emosional dan pikiran untuk memahami ide cerita yang ada di dalam sebuah film.
2. Penikmatan 
Tahapan kedua apresiasi film adalah saat penonton berusaha memahami dan menghargai behind the scene dari sebuah film. Di dalam konteks inilah penonton berusaha memahami serta memberikan perhargaan atas kerja keras tim pembuat film dalam menyajikan pesan, membuat dramatis cerita, mengembangkan konflik, membuat klimaks, serta visualisasi cerita melalui gambar dan suara yang sarat makna dalam sebuah karyayang utuh.
3.Penghargaan
Tahapan pengahargaan ini terjadi ketika penonton membuat realisasi antara pengalaman yang menjadi ilusi realitas dalam film dengan pengalaman kehidupan yang real yang di hadapinya.Pada taraf ini penonton berada dalam taraf memahami pesan yang di angapnya baru dan seringkali memberikan pencerahan.

Minggu, 12 Mei 2019

Struktur Bercerita Dalam Film

Struktur Bercerita Dalam Film

A. Pola Naratif
1. Stuktur Naratif
yaitu film yang menggunakan struktur bercerita yang menyampaikan sebuah kisah atau pesan tertentu di masa biasanya cara berceritanya menggunakan urutan kronologi peristiwa, meskipun begitu tidak di tertutup kemungkinan penggunaan pola flashback.

2. Proses Penulisan Pola Naratif
a. Basic story Ideal
membuat ide dasar atau gagasan cerita
b. Narrative Synopsis Outline
Membuat ringkasan cerita yang biasanya di tulis dalam bentuk paragraf dengan panjang sekitar 1-2 halaman
c. Scene Outline/Scene Breakdown
Sering juga di sebut dengan treament karena sudah membagi sinopsis atau ringkasan cerita ke dalam beberapa sekwan atau pembabakan yang berisikan ringkasan isi adegan, situasi dan suasana , tokoh , setting,property, dan shot penting dalam adegan.

3. Teknik Naratif
a. Exposition
Memberi atau menyampaikan informasi secara normal berurutan satu sama lain sehingga mudah di pahami
b. Preparation
Menyusun cerita dengan actin atau peristiwa khusus dari obyek atau karakter yang spesial
c. Foreshadowing
Kisah,action dan peristiwa di susun dengan memutar balik atau tak berurutan
d. Plant
Obyek atau karakter diperkenalkan lebih dulu di awal cerita baru kemudian di susun ceritanya di belakang

4.Point Of View (POV)
a. The first persen
Pengarang menggunakan sudut pandang dirinya sendiri dalam bercerita dengan menggunakan kata ganti "saya"
b. Omniscient
Pengarang menggunakan variasi poin of view dari bebrapa tokoh yang ada di dalam cerita di mana pengarang sangat memahami karakter tokoh-tokoh tersebut
c. Scinic / objective
Pengarang tidak menunjukan bahwa dirinya terlibat dalam cerita yang disusun dan menempatkan dirinya sebagai obvserver yang obyeftif
d. Dancentral intelligance
Pengarang menceritakan kisah melalui karakter spesial "Dia". Disini pengarang juga menunjukan bahwa dirinya tidak terlibat dan berada di luar cerita
B. Pola Non Naratif
Adalah film yang tidak mengandung cerita cinta atau kisah sama sekali. Oleh karena itu pola non naratif ini sering di gunakan dalam film instruksional atau film eksperimental.
Beberapa bentuk film non naratif :
1. Film Katagoris
Membagi subyek ke dalam bagian atau katagori. Misalnya membuat film tentang bank,kredit,dll
2. Film Reloris
Meyakinkan sebuah argumen kepada penonton yang di sertai dengan bukti-bukti yang mendukung argumen tersebut.
3. Film Abstrak
Membawa penonton dalam gambaran yang abstrak dan tidak lazim dalam penggunaan visualisasinya maupun suaranya
4. Film Asosiatif
Membuat pencitraan tentang obyek filmn dengan visualisasi dan audio yang mendukung

Sabtu, 11 Mei 2019

Konvensi Dalam Film

A. Pengertian Konvensi
Dalam kaitannya dengan film, konvensi diartikan sebagai penerapan prinsip-prinsip film yang dapat diterima atau diyakini audience. Konvensi bukanlah sesuatu yang bersifat statis karena konvensi akan berkembang dan mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman.

B. Macam-Macam Konvensi
1. Continuity Film
Continuity film atau scene adalah penggambaran secara literal atau harafiah realitas hidup dalam keadaan yang dapat dipercaya dengan tatanan kronologis yang runtut. Tujuan continuity dalam film adalah untuk meyakinkan audience agar merasa apa yang dilihatnya merupakan action yang sungguh-sungguh terjadi disuatu tempat dan waktu tertentu.
2. Dynamic Film
Istilah lainnya adalah non continuity film yang tentu saja sangat berbeda dengan kontinuity film, karena dynamic film ini ditandai oleh sifatnya yang dokumenter dan mengandung unsur fantasi.
3.Frame
Merupakan pemilihan gambar dan suara yang dilakukan oleh pembuat film untuk membingkainya secara baik serta menyambung-nyambungkan dalam sebuah kesatuan utuh.
4. Visual Thinking
Merupakan cara melihat segala aspek kehidupan yang hendak dituangkan dalam film sebatas yang mampu terekam dalam bidang frame untuk kemudian ditata sesuai dengan keinginan pembuat film.
C. Mise-en-Scene
Adalah setting yang merupakan suasana dimana karakter hidup. Oleh karena itu pembuat film harus memanfaatkan beberapa elemen yang mennghidupkan suasana ini meliputi property, figures (people, animals, etc) costume, color and framing.

Jumat, 10 Mei 2019

Konvensi Dalam Tata Suara

A. Tata suara
Tata suara (sound) atau penggunaan unsur audio atau suara dalam sebuah film mempunyai fungsi sebagai pemberi kesan hidup pada unsur visual film tersebut.
Efek suara yang efektif dan dapat meraih kesan yang mendalam di benak audience biasanya bukan karena suara merupakan faktor pelengkap citra visual melainkan suara itu sendiri tampil sebagai citra suara tersendiri.

B. Unsur Tata Suara
1. Dialog
Dialog dalam film biasanya sudah diatur dan ditata  sedemikian rupa dalam pelafalan, pemilihan dialog antar adegan, serta percerminan watak karakter. hanya saja yang perlu diperhatian bahwa seorang pembuat film harus berhemat kata dalam merancang dialog menghindari pengulangan pesan yang sudah disampaikan melalui gambar.
2. Narasi
Adalah voice over atau suara yang muncu di luar apa yang nampak dalam layar. Biasanya digunakan dalam film dokumenter atau film pendidikan meski bujan tidak mungkin film cerita juga menggunakan narasi sebagai gaya bahasa bertuturnya dab melengkapi dialog seperti dalam chocolat. Sebaliknya untuk film cerita, narasi berfungsi sebagai pelengkap gambar yang dinilai tidak cukup mendukung ide/ceritanya.
3. Thought voice
Narasi yang menyuarakan apa yang terjadi dalam benak/fikiran di mana dalam layar seorang aktor tidak berbicara lewat bibir tapi audience mendengar suaranya yang menceritakan apa yang sedang dipikirkannya semacam monolog panggung yg dipindahkan ke dalam film.
4. Musik
Upaya menggabungkan aksi dramatik dan musik dalam film juga merupakan suatu konveksi. Selain itu tidak perlu juga sepanjang film musik digunakan (meskipun itu dalam film musikal seperti sound of music) karena biasanya musik digunakan sebagai introduksi.
5. Sound effect
Sama halnya dengan unsur suara lainnya, sound efek mempunyai kontribusi yang besar dalam mendukung ilusi realitas sebuah film. Kepandaian membuat sound efek oleh tim tata suaralah yang akan membuat sound efek tampak nyata bukan tempelan seperti yang terdapat adegan tembak menembak dalam tragedi.
6. Atmosphere
Atmosphere merupakan unsur suara yang menciptakan kesan suara terhadap suasana sebenarnya. Atmosphere bisa didapatkan bersamaan dengan shooting dengan mengambil suara secara langsung ataupun mengolahnya di studio audio.

Kamis, 09 Mei 2019

Memahami (lagi) Gerakan Kamera (juga) Gambar

A. TUJUAN GERAKAN KAMERA
     Dalam film, gerakan kamera adalah faktor yang sangat penting untuk memvisualisasikan naskah serta efek fungsional maupun artistik dari gambar yang dihasilkan kamera.

1. Gerakan Panning
     A. Tujuan fungsional/teknis
1. Mengikuti gerakan subyek/keinginan untuk menunjukkan situasi
 2. Menunjukkan bagian-bagian  di mana bagian-bagian tersebut mempunyai hubungan satu                    sama lain
3. Menunjukkan pemandangan secara keseluruhan
4. Menghindari subyek atau obyek yang tidak diinginkam masuk dalam gambar
B. Tujuan Artistik
1. Menghubungkan beberapa subyek yang tempatnya terpisah
2. Memperlihatkan hubungan bagian yang satu dengan bagian yang lainnya
3. Memperlihatkan sebab akibat
4. Mengalihkan titik perhatian penonton
5. Membangun ketegangan yang mempunyai dampak pada penonton

2. Gerakan Pedestal Up
A. Tujuan fungsional/teknis
1. Melihat gerakan secara keseluruhan
2. Menghindari subyek atau obyek yang ada di foreground atau latar depan gambar.
B. Tujuan artistik
1. Melihat subyek atau obyek dari atas ke bawah
2. Mengurangi kekuatan subyek
3. Mengurangi dominasi foreground

3. Gerakan Pedestal Down
A. Tujuan Fungsional/teknis
1. Mendapatkan level shots dari subyek yang rendah letaknya
2. Mengambil gambar subyek atau obyek sekaligus dengan foregroundnya
3. Menghindari gerakan dibelakang subyek
B. Tujuan artistik
1. Meningkatkan perhatian penonton
2. Menambah kekuatan subyek

4. Gerakan Dolly/track in
A. Tujuan Fungsional/teknis
1. Memperlihatkan aktivitas talent secara lebih rinci
2. Menghindari subyek atau obyek yang tidak diperlukan
3. Memposisikan kembali setelah terjadi perubahan kedudukan subyek atau obyek
4. Merubah titik perhatian gambar
5. Memperkuat subyek yang sedang menuju kamera
B. Tujuan Artistik
1. Menciptakan efek subyektif
2. Meningkatkan ketegangan
3. Mengisi subyek yang mulai lemah dominasinya karena subyek menjauhi kamera
4. Mengalihkan perhatian penonton
5. Memusatkan perhatian
6. Memperlihatkan adanya informasi baru pada gambar
7. Memperlihatkan subyek yang dinilai penting.

5. Gerakan Dolly/track out
A. Tujuan Fungsional/teknis
1. Memperluas sudut pandangan
2. Memperlihatkan kedudukan subyek lebih banyak
3. Memperlihatkan kedudukan yang lebih luas
4. Menunjukkan informasi baru
5. Memperlihatkan masuknya subyek yang baru dalam gambar
6. Mengakomodasikan gerakan yang akan datang
B. Tujuan Artistik
1. Mengurangi dominasi
2. Mencipatan efek subyektif
3. Menunjukkan adanya suatu kejutan
4. Meningkatkan ketegangan
5. Menunjukkan adanya suatu hubungan

6. Gerakan truck/crub
A. Tujuan Fungsional/teknis
1. Melihat subyek dari sudut pandang yang lain, tanpa terjadi transisi gambar
2. Mengikutkan atau tidak mengikutkan subyek pada foreground maupun background
3. Memperbaiki posisi subyek yang salah letaknya
4. Menunjukkan adanya informasi ataupun subyek baru yang muncul dalam gambar
5. Mengkomposisikan gambar
B. Tujuan Artistik
Merubah titik atau pusat perhatian penonton

7. Gerakan Following Tracking/mengikuti subyek
A. Tujuan Fungsional/teknis
1. Pada close up
Agar subyek tetap berada pada frame gambar
2. Pada Long Shot
Memperlihatkan aktivitas subyek pada suatu lingkaran atau hubungannya dengan subyek-subyek lainnya dalam gambar
B. Tujuan Artistik
1. Menghubungkan subyek dengan lingkungannya
2. Menghindari adanya transisi gambar
3. Menghindari perubahan sudut pandang
4. Mempertahankan kontinuitas

B. KOMPOSISI GAMBAR
 Dalam menata gambar dalam film layar lebar biasanya, komposisi yang dipilih akan memberikan efek yang lain. Komposisi yang standar dan lazim digunakan adalah Penaruhan subyek atau obyek gambar ditengah layar. Padahal sebenarnya variasi bisa diberikan dalam beberapa alternatif.

Manipulasi Waktu Dalam Film

Dalam membuat film dengan setting waktu tertentu terkadang karena keterbatasan durasi film adalah sangat tidak mungkin film maker membuat adegan dengan real time seperti waktu yang sebenarnya.
A. Screen Time
Yaitu melalui peristiwa yang dinampakkan di layar misalnya hari, bulan, tahun dll.
Biasanya untuk memudahkan penonton, keterangan waktu itu ditunjukkan melalui penulisan tittle atau subtittle di layar.
B. Subjective Time
Manipulasi waktu yang subyektif ini muncul melalui emosi atau perasaan yang ditunjukkan melalui akting karakter.
C. Compressed Time
Manipulasi waktu dengan waktu yang dipampatkan biasanya dibuat melalui pembuatan sekwen, scene atau shot dengan setting waktu yang berbeda.
D. Long Take
Yaitu shot tunggal yang menunjukkan periode waktu yang kelihatan natural karena hampir sesuai dengan kenyataannya.
E. Simultaneous Time
Peristiwa yang terjadi di tempat yang berbeda tapi bersamaan dengan paralel editing atau cross editing.
F. Slow-Motion
Penggunaan efek memperlambat adegan untuk menunjukkan bahwa adegan dilakukan dengan cepat.
G. Fast-Motion
Penggunaan efek mempercepat adegan untuk memperlambat adegan atau membuat kesan lucu.
H. Reverse Motion
Penggunaan adegan diulang untuk menunjukkan bahwa action tidak jadi dilakukan seperti orang yang terjun ke kolam ditarik sehingga tidak jadi.
I. Replay
Pengulangan beberapa adegan yang dianggap penting untuk menunjukkan bahwa si karakter sedang mengingat apa yang pernah terjadi.
J. Penggunaan still foto atau tidak ada gerakan sama sekali untuk menunjukkan waktu yang telah berlalu dan kemudian berganti dengan adegan atau proses selanjutnya.
K. Flashback
Sebuah break diantara runtutan adegan untuk menunjukkan apa yang pernah terjadi di masa lalu yang berhubungan dengan apa yang terjadi sekarang.

Cara kreatif Belajar metodologi penelitian ilmu komunikasi kualitatif dari rumah Di tengah pandemi covid-19

Assalammualaikum Hallo saya Erlina  salah satu mahasiswi ilmu komunikasi stisipol candradimuka regular pagi semester 6 dan beberapa b...